Neoliberal or Neozep

Chatib Basri: Kwik Tak Bisa Bedakan Neoliberal dan Neozep
Wahyu Daniel – detikFinance

Foto: dok Detikcom
Jakarta – Tantangan mantan Menko Ekuin zaman Megawati, Kwik Kian Gie
untuk berdebat tentang neoliberalisme direspon oleh pihak Boediono.
Namun bukannya menjawab atau menolak tantangan, ekonom pendukung
Boediono justru menilai Kwik Kian Gie tidak bisa membedakan
Neoliberalisme dan Neozep (obat flu).

Demikian disampaikan ekonom pendukung Boediono Chatib Basri dalam
acara ‘Boedionomics: Antara Neolib dan Ekonomi Kerakyatan’ di Hotel
Borobudur, Jakarta, Selasa (26/5/2009).

Chatib bahkan beranggapan tantangan Kwik Kian Gie itu hanya
menunjukkan kalau Kwik tidak mengerti neoliberalisme.

“Seperti Pak Kwik kemarin, dia hanya pusing. Tidak bisa bedakan antara
Neozep dan neoliberalisme. Ia juga bilang mau berdebat berhari-hari
dengan Boediono tentang neoliberalisme, itu karena dia nggak ngerti
saja. Kalau saya berdebat tentang neoliberalisme bisa cuma 5 menit
saja,” katanya.

Chatib juga menegaskan, aksi-aksi privatisasi BUMN tidak bisa menjadi
indikator paham neoliberalisme. Tapi jika ada pihak yang bersikukuh
privatisasi merupakan simbol neoliberalisme, maka seharusnya menengok
kebijakan ekonomi Indonesia sejak 2001 atau pada pemerintahan
Megawati.

“Mengenai privatisasi, itu dari zaman Megawati juga ada, sejak 2001.
Tapi tidak serta merta neoliberalisme. Kita lihat kebijakan ekonomi
dari 2001 sampai sekarang tidak berubah drastis, makanya orang tidak
mengerti apa itu neoliberalisme, ” katanya.

Chatib juga menegaskan, jika dilihat kondisi saat ini, persentase aset
terbesar di Indonesia masih dipegang BUMN. Bank terbesar di Indonesia
pun Bank Mandiri.(lih/ qom)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: