Asia tak terpengaruh Fannie & Freddie

Moody’s Investors Service menilai bank-bank dan perusahaan asuransi di Asia tidak mengalami risiko yang besar akibat penurunan saham yang sangat tajam Fannie Mae dan Freddie Mac, dua perusahaan mortgage terbesar di USA.

“Bank dan perusahaan asuransi di Asia memiliki sejumlah sekuritas penting yang diterbitkan dan dijamin oleh salah satu perusahaan itu, tetapi risiko kerugian terhadap pemasukan rendah,” kata Deborah Schuler, Wakil Presiden Senior Moody’s dalam laporan Moody’s Global Banking yang diterima Bisnis akhir pekan lalu.

Risiko yang kecil dimungkinkan karena bank-bank dan perusahaan asuransi di Asia kecuali Australia dan Korea, dalam kondisi likuid dan cukup bermodal untuk memiliki sekuritas investasi hingga jatuh tempo.

Dua reasuransi besar di dunia (munich re di eropa dan AIG di USA) melaporkan kerugian akibat bencana alam (jumlah dan nilainya meningkat akhir akhir ini) termasuk peningkatan tornado di USA (bahkan ada istilah lunch time tornado – karena kejadiannya pas makan siang terus) dan kerugian akibat krisis keuangan di AS ini yang kabarnya tidak diperkirakan sebelumnya.

Nah kalau perusahaan asuransi di Asia bertitik tolak ke dua reasuransi besar tersebut apakah tidak terpengaruh ? minimal kalau nanti di asia terjadi  klaim yg katastropik, apakah mampu perusahaan asuransi membayar klaim ? jadi untuk risk manager hati-hati mengelola aset

Bank Asia dan perusahaan asuransi di kawasan itu juga menggolongkan sekuritas Fannie dan Freddie sebagai ‘available for sale’. Menurut variasi bentuk Standar Akuntansi Internasional versi lokal di kawasan itu, investor hanya mengenal pelemahan nilai secara permanen dalam pernyataan pendapatan mereka.

“Oleh karena itu, variasi valuasi akibat perubahan spread atas surat utang negara USA tidak perlu dianggap sebagai permanen oleh perusahaan atau akuntan mereka,” tulis Moody’s.

Nilai sekuritas saham Fannie dan Freddie juga belum berubah secara signifikan sejak akhir tahun lalu meskipun terjadi penurunan harga saham lebih dari 80% pada bulan ini. Surat utang berjangka 10 tahun per 30 Juni hanya turun 2% dari 31 Desember 2007.

Kemungkinan kerugian akibat nilai tukar karena penurunan nilai dolar USA dan fakta bahwa sekuritas Fannie Mae dan Freddie Mac berbasis dolar USA, juga sedikit. “Secara umum, Moody’s percaya kerugian yang berasal dari sekuritas yang diterbitkan oleh kedua perusahaan itu akan terbatas dan sementara.”

Yang menjadi pertimbangan lain adalah rating Aaa pada utang dan sekuritas berbasis mortgage pada kedua perusahaan itu. Sekuritas dengan peringkat tersebut mencakup mayoritas kepemilikan Asia pada perusahaan itu.

Dengan peringkat itu, kedua perusahaan akan menerima dukungan pemerintah USA jika diperlukan. Bahkan aksi The Fed dan Departemen Keuangan AS selama satu pekan terakhir dan pernyataan Presiden USA George W. Bush terkait dengan rencana penyelamatan Fannie dan Freddie menekankan kekuatan dukungan itu.

Walaupun masih mengkaji saham utama dan kekuatan kinerja keuangan kedua perusahaan, Moody’s memperkuat rating utang Aaa senior long term, Prime-1 short-term dan Aa2 subordinated pada kedua perusahaan itu. Peringkat pada jenis utang-utang itu memiliki outlook stabil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: