Batu Besar May 29, 2009
Posted by Handywan in Information.add a comment
Batu Besar
Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, “Okay, sekarang waktunya untuk quiz.” Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada kelas, “Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?” Semua mahasiswa serentak berkata, “Ya!”
Dosen bertanya kembali, “Sungguhkah demikian?” Kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-ker ikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu. Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada kelas,”Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?” Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab, “Mungkin tidak.”
“Bagus sekali,” sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas, “Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?” “Belum!” sahut seluruh kelas.
Sekali lagi ia berkata, “Bagus. Bagus sekali.” Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, “Tahukah kalian apa maksud illustrasi ini?”
Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, “Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya. “
“Oh, bukan,” sahut dosen, “Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari illustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan “batu besar” terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya.”
Apa yang dimaksud dengan “batu besar” dalam hidup anda? Anak-anak anda; Pasangan anda; Pendidikan anda; Hal-hal yang penting dalam hidup anda; Mengajarkan sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang kau cintai; Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau semua yang berharga.
Ingatlah untuk selalu memasukkan “Batu Besar” pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestin ya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri anda sendiri: “Apakah “Batu Besar” dalam hidup saya?” Lalu kerjakan itu pertama kali.”
Neoliberal or Neozep May 29, 2009
Posted by Handywan in Information.add a comment
Chatib Basri: Kwik Tak Bisa Bedakan Neoliberal dan Neozep
Wahyu Daniel – detikFinance
Foto: dok Detikcom
Jakarta – Tantangan mantan Menko Ekuin zaman Megawati, Kwik Kian Gie
untuk berdebat tentang neoliberalisme direspon oleh pihak Boediono.
Namun bukannya menjawab atau menolak tantangan, ekonom pendukung
Boediono justru menilai Kwik Kian Gie tidak bisa membedakan
Neoliberalisme dan Neozep (obat flu).
Demikian disampaikan ekonom pendukung Boediono Chatib Basri dalam
acara ‘Boedionomics: Antara Neolib dan Ekonomi Kerakyatan’ di Hotel
Borobudur, Jakarta, Selasa (26/5/2009).
Chatib bahkan beranggapan tantangan Kwik Kian Gie itu hanya
menunjukkan kalau Kwik tidak mengerti neoliberalisme.
“Seperti Pak Kwik kemarin, dia hanya pusing. Tidak bisa bedakan antara
Neozep dan neoliberalisme. Ia juga bilang mau berdebat berhari-hari
dengan Boediono tentang neoliberalisme, itu karena dia nggak ngerti
saja. Kalau saya berdebat tentang neoliberalisme bisa cuma 5 menit
saja,” katanya.
Chatib juga menegaskan, aksi-aksi privatisasi BUMN tidak bisa menjadi
indikator paham neoliberalisme. Tapi jika ada pihak yang bersikukuh
privatisasi merupakan simbol neoliberalisme, maka seharusnya menengok
kebijakan ekonomi Indonesia sejak 2001 atau pada pemerintahan
Megawati.
“Mengenai privatisasi, itu dari zaman Megawati juga ada, sejak 2001.
Tapi tidak serta merta neoliberalisme. Kita lihat kebijakan ekonomi
dari 2001 sampai sekarang tidak berubah drastis, makanya orang tidak
mengerti apa itu neoliberalisme, ” katanya.
Chatib juga menegaskan, jika dilihat kondisi saat ini, persentase aset
terbesar di Indonesia masih dipegang BUMN. Bank terbesar di Indonesia
pun Bank Mandiri.(lih/ qom)
Detektor kebohongan May 29, 2009
Posted by Handywan in Jokes.add a comment
Budi adalah seorang profesor penemu
ulung, dia berhasil menciptakan
robot yang bisa mendeteksi kebohongan,
dia membuat robot itu sedemikian
rupa sehingga ketika mendengarkan
kebohongan, sang robot akan langsung
menampar si pembohong itu…
Budi dengan bangga membawa robot itu
ke ruang keluarga dan menunggu
anaknya pulang… tapi anaknya tak
kunjung pulang…
Ditunggu-tunggu baru sore hari sang
anak pulang…
“Kamu dari mana ? kok pulangnya telat”
tanya si Budi
“Ada pelajaran tambahan pa” jawab sang
anak
*PLAK* Sang robot menampar si anak…
“Nak, ini adalah robot ciptaan ayah,
dia akan menampar siapapun yang
berbohong..! Sekarang katakan dengan
jujur, kenapa pulangnya telat ??!”
“Maaf ayah.. aku habis menonton film
di rumah teman…”
“Film apa?”
“Film Sinetron pa”
*PLAK*
“Ayo katakan dengan jujur film apa ??”
“Maaf Ayah… saya menonton film porno”
Mendengar itu marahlah si Budi..
“Kamu itu yach … kecil-kecil udah
nakal, mau jadi apa kamu nanti besar ?
Kurang ajar kamu yach … bikin malu
ajah … perbuatan yang
benar-benar memalukan..! !! Papa waktu
seumuran kamu gak pernah melakukan
hal senakal kamu…!”
*PLAK* Budi ditampar sang robot
Suasana hening untuk beberapa saat…
Istri Budi kemudian masuk datang dan
langsung berkata… “Huh, sama aja
kelakuannya, apel gak akan jatuh jauh
dari pohonnya kan ? Ya gimanapun
juga dia anak elo, jadi “
*PLAK*
Sang robot menampar istri Budi sebelum
sang istri sempat menyelesaikan
kata2nya..
Dan semua terdiam…
Hewan Pikachu ditemukan dan dijual May 29, 2009
Posted by Handywan in Information.add a comment
Jika Anda penggemar kartun Jepang pasti Anda tahu tokoh Pikachu pada film Pokemon.. Seorang pria mengklaim bahwa ia telah menemukan hutan Pikachu dan menawarkan diri untuk menangkap Pikachu dan menjualnya pada sebuah lelang di Jepang. Harganya? 925 juta dolar Amerika! Total hanya 20 Pikachu yang akan ditawarkan.. Harga tersebut sudah termasuk persediaan makanan untuk 3 bulan dan video berdurasi 60 menit yang mengajarkan bagaimana cara merawat Pikachu.. Believed Or Not Pikschu tersebut merupakan rekayasa genetika, dimana DNA yang di pakai sebagian besar dari hewan pengerat, terutama DNA hamsters…
obat segala penyakit May 19, 2009
Posted by Handywan in Article.add a comment
Sarang Semut merupakan
tanaman obat asal Papua yang sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai
macam penyakit secara alami dan aman. Khasiat yang Telah Terbukti Secara
Empiris:
* Membantu pengobatan berbagai jenis kanker dan tumor baik jinak maupun ganas, seperti kanker otak, payudara, hidung, lever, paru-paru, usus, rahim, kulit, prostat, darah (leukimia).
* Efektif dalam membantu penyembuhan berbagai macam penyakit, diantaranya adalah gangguan jantung, diabetes, ambien (wasir) baru maupun lama, rematik, stroke ringan mapun berat, maag, gangguan fungsi ginjal dan prostat, pegal linu.
* Melancarkan dan meningkatkan jumlah air susu ibu (ASI), melancarkan peredaran darah, dan memulihkan gairah seksual.
Sarang Semut mengandung senyawa aktif antioksidan
(Tokoferol dan Fenolik) dan kaya akan kandungan mineral penting seperti kalsium
(Ce), Natrium (Na), Kalium (K), Seng (Zn), Besi (Fe), Fosfor (P) dan Magnesium
(Mg). Sarang Semut juga mengandung Flavanoid yang berguna sebagai antioksidan
sehingga baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur
sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, Antiinflamasi, dan sebagai Antibiotik.
Cara pemakaian :
1 sendok sarang semut
2 gelas air
digodok jadikan satu gelas.untuk pengobatan diminum 2-3 kali sehari, pencegahan
minum 1 kali sehari.Umumnya khasiat akan dirasakan setelah satu bulan.
Sebaiknya diminum setelah dingin.
Orang terkaya di dunia versi Forbes May 19, 2009
Posted by Handywan in Article.add a comment
- William Gates III: US$ 40 miliar
- Warren Buffett: US$ 37 miliar
- Carlos Slim Helú: US$ 35 miliar
- Lawrence Ellison: US$ 22,5 miliar
- Ingvar Kamprad: US$ 22 miliar
- Karl Albrecht: US$ 21,5 miliar
- Mukesh Ambani: US$ 19,5 miliar
- Lakshmi Mittal: US$ 19,3 miliar
- Theo Albrecht: US$ 18,8 miliar
- Amancio Ortega: US$ 18,3 miliar
- Jim Walton: US$ 17,8 miliar
- Alice Walton: US$ 17,6 miliar
- Christy Walton: US$ 17,6 miliar
- S Robson Walton: US$ 17,6 miliar
- Bernard Arnault: US$ 16,5 miliar
- Li Ka-shing: US$ 16,2 miliar
- Michael Bloomberg: US$ 16 miliar
- Stefan Persson: US$ 14,5 miliar
- Charles Koch: US$ 14 miliar
- David Koch: US$ 14 miliar .
4 Skenario May 19, 2009
Posted by Handywan in Article.add a comment
4 Skenario
Skenario 1 Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi.
Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong tersebut.
Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untuk
menggoyang-goyangka n kaki.
Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh.
Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
“Pak, handphone bapak barusan jatuh nih,”
kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita.
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.
Skenario 2
Sekarang kita beralih kepada skenario kedua.
Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya.
Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung
memberikannya kepada kita.
Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari
handphone kita hilang.
Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone kita sambil berkata,
“Pak, handphone bapak barusan jatuh nih.”
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut.
Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa
terima kasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang
yang langsung memberikan handphone itu kepada kita).
Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.
Skenario 3
Marilah kita beralih kepada skenario ketiga.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, hingga kita menyadari handphone kita tidak ada di kantong kita saat kita sudah turun dari kereta.
Kita pun panik dan segera menelepon ke nomor handphone kita, berharap ada orang baik yang menemukan handphone kita dan bersedia mengembalikannya kepada kita.
Orang yang sejak tadi menemukan handphone kita (namun tidak
memberikannya kepada kita) menjawab telepon kita.
“Halo, selamat siang, Pak.
Saya pemilik handphone yang ada pada bapak sekarang,”
kita mencoba bicara kepada orang yang sangat kita harapkan berbaik hati mengembalikan handphone itu kembali kepada kita.
Orang yang menemukan handphone kita berkata,
“Oh, ini handphone bapak ya.
Oke deh, nanti saya akan turun di stasiun berikut.
Biar bapak ambil di sana nanti ya.”
Dengan sedikit rasa lega dan penuh harapan, kita pun pergi ke stasiun berikut dan menemui “orang baik” tersebut.
Orang itu pun memberikan handphone kita yang telah hilang.
Apa yang akan kita lakukan pada orang tersebut?
Satu hal yang pasti, kita akan mengucapkan terima kasih, dan sepertinya akan lebih besar daripada rasa terima kasih kita pada skenario kedua bukan?
Bukan tidak mungkin kali ini kita akan memberikan hadiah kecil kepada orang yang menemukan handphone kita tersebut.
Skenario 4
Terakhir, mari kita perhatikan skenario keempat.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, kita turun
dari kereta dan menyadari bahwa handphone kita telah hilang, kita
mencoba menelepon tetapi tidak ada yang mengangkat.
Sampai akhirnya kita tiba di rumah.
Malam harinya, kita mencoba mengirimkan SMS :
“Bapak / Ibu yang budiman.
Saya adalah pemilik handphone yang ada pada bapak / ibu sekarang.
Saya sangat mengharapkan kebaikan hati bapak / ibu untuk dapat
mengembalikan handphone itu kepada saya.
Saya akan memberikan imbalan sepantasnya.”
SMS pun dikirim dan tidak ada balasan.
Kita sudah putus asa.
Kita kembali mengingat betapa banyaknya data penting yang ada di dalam handphone kita.
Ada begitu banyak nomor telepon teman kita yang ikut hilang bersamanya.
Hingga akhirnya beberapa hari kemudian, orang yang menemukan handphone kita menjawab SMS kita, dan mengajak ketemuan untuk mengembalikan handphone tersebut.
Bagaimana kira-kira perasaan kita?
Tentunya kita akan sangat senang dan segera pergi ke tempat yang
diberikan oleh orang itu.
Kita pun sampai di sana dan orang itu mengembalikan handphone kita.
Apa yang akan kita berikan kepada orang tersebut?
Kita pasti akan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepadanya, dan mungkin kita akan memberikannya hadiah (yang kemungkinan besar lebih berharga dibandingkan hadiah yang mungkin kita berikan di skenario ketiga).
Moral of the story
Apa yang kita dapatkan dari empat skenario cerita di atas?
Pada keempat skenario tersebut, kita sama-sama kehilangan handphone, dan ada orang yang menemukannya.
Orang pertama menemukannya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih.
Orang kedua menemukannya dan memberikan kepada kita sesaat sebelum kita turun dari kereta.
Kita berikan dia ucapan terima kasih yang lebih besar.
Orang ketiga menemukannya dan memberikan kepada kita setelah kita turun dari kereta.
Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah dengan sedikit hadiah.
Orang keempat menemukannya, menyimpannya selama beberapa hari, setelah itu baru mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah hadiah yang lebih besar.
Ada sebuah hal yang aneh di sini.
Cobalah pikirkan, di antara keempat orang di atas, siapakah yang paling baik?
Tentunya orang yang menemukannya dan langsung memberikannya kepada kita, bukan?
Dia adalah orang pada skenario pertama.
Namun ironisnya, dialah yang mendapatkan reward paling sedikit di antara empat orang di atas.
Manakah orang yang paling tidak baik?
Tentunya orang pada skenario keempat, karena dia telah membuat kita menunggu beberapa hari dan mungkin saja memanfaatkan handphone kita tersebut selama itu.
Namun, ternyata dia adalah orang yang akan kita berikan reward paling besar.
Apa yang sebenarnya terjadi di sini?
Kita memberikan reward kepada keempat orang tersebut secara tulus, tetapi orang yang seharusnya lebih baik dan lebih pantas mendapatkan banyak, kita berikan lebih sedikit.
OK, kenapa bisa begitu?
Ini karena rasa kehilangan yang kita alami semakin bertambah di setiap skenario.
Pada skenario pertama, kita belum berasa kehilangan karena kita belum sadar handphone kita jatuh, dan kita telah mendapatkannya kembali.
Pada skenario kedua, kita juga sudah mulai merasakan kehilangan karena saat itu kita baru sadar, dan kita sudah membayangkan rasa kehilangan yang mungkin akan kita alami seandainya saat itu kita sudah turun dari kereta.
Pada skenario ketiga, kita sempat merasakan kehilangan, namun tidak lama kita mendapatkan kelegaan dan harapan kita akan mendapatkan handphone kita kembali.
Pada skenario keempat, kita sangat merasakan kehilangan itu.
Kita mungkin berpikir untuk memberikan sesuatu yang besar kepada orang yang menemukan handphone kita, asalkan handphone itu bisa kembali kepada kita.
Rasa kehilangan yang bertambah menyebabkan kita semakin menghargai handphone yang kita miliki.
Kesimpulan
Saat ini, adakah sesuatu yang kurang kita syukuri?
Apakah itu berupa rumah, handphone, teman-teman, kesempatan berkuliah, kesempatan bekerja, atau suatu hal lain.
Namun, apakah yang akan terjadi apabila segalanya hilang dari genggaman kita.
Kita pasti akan merasakan kehilangan yang luar biasa.
Saat itulah, kita baru dapat mensyukuri segala sesuatu yang telah
hilang tersebut.
Namun, apakah kita perlu merasakan kehilangan itu agar kita dapat
bersyukur?
Sebaiknya tidak.
Syukurilah segala yang kita miliki, termasuk hidup kita, selagi itu
masih ada.
Jangan sampai kita menyesali karena tidak bersyukur ketika itu telah
lenyap dari diri kita.
Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh.
Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh.
Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan.
Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.
Hati-hati dengan Dokter May 19, 2009
Posted by Handywan in Information.add a comment
Posted by: “Billy N.” billy@konsulsehat. web.id yahrapha
Thu Mar 5, 2009 7:43 pm (PST)
halo rekan-rekan. ..
Ini tulisan yang mungkin ‘aneh’, saya sebagai seorang dokter justru meminta
rekan-rekan untuk berhati-hati pada dokter. Ini mengikuti tulisan Pak Irwan
Julianto di Kompas 4 Maret 2009 lalu, yaitu mengenai ‘caveat venditor’
(produsen/penyedia jasa berhati-hatilah) .
Ceritanya begini, beberapa hari ini saya mengurusi abang saya yang sakit
demam berdarah (DBD). Saya buatkan surat pengantar untuk dirawat inap di
salah satu RS swasta yang terkenal cukup baik pelayanannya. Sejak masuk UGD
saya temani sampai masuk ke kamar perawatan & tiap hari saya tunggui, jadi
sangat saya tau perkembangan kondisinya.
Abang saya paksa dirawat inap karena trombositnya 82 ribu, agak
mengkuatirkan, padahal dia menolak karena merasa diri sudah sehat, nggak
demam, nggak mual, hanya merasa badannya agak lemas.
Mulai di UGD sudah ‘mencurigakan’ , karena saya nggak menyatakan bahwa saya
dokter pada petugas di RS, jadi saya bisa dengar berbagai
keterangan/penjelas an & pertanyaan dari dokter & perawat yang menurut saya
‘menggelikan’ . Pasien pun diperiksa ulang darahnya, ini masih bisa saya
terima, hasil trombositnya tetap sama, 82 ribu.
Ketika Abang akan di-EKG, dia sudah mulai ‘ribut’ karena Desember lalu baru
tes EKG dengan treadmill dengan hasil sangat baik. Lalu saya tenangkan bahwa
itu prosedur di RS. Yang buat saya heran adalah Abang harus disuntik obat
Ranitidin (obat untuk penyakit lambung), padahal dia nggak sakit lambung, &
nggak mengeluh perih sama sekali. Obat ini disuntikkan ketika saya ke
mengantarkan sampel darah ke lab.
Oleh dokter jaga diberi resep untuk dibeli, diresepkan untuk 3 hari padahal
besok paginya dokter penyakit dalam akan berkunjung & biasanya obatnya pasti
ganti lagi. Belum lagi resepnya pun isinya nggak tepat untuk DBD. Jadi resep
nggak saya beli. Dokter penyakit dalamnya setelah saya tanya ke teman yang
praktik di RS tersebut dipilihkan yang dia rekomendasikan, katanya ‘bagus &
pintar’, ditambah lagi dia dokter tetap di RS tersebut, jadi pagi-sore
selalu ada di RS.
Malamnya via telepon dokter penyakit dalam beri instruksi periksa lab
macam-macam, setelah saya lihat banyak yang ‘nggak nyambung’, jadi saya
minta Abang untuk hanya setujui sebagian yang masih rasional.
Besoknya, saya datang agak siang, dokter penyakit dalam sudah visite & nggak
komentar apapun soal pemeriksaan lab yang ditolak. Saya diminta perawat
untuk menebus resep ke apotek. Saya lihat resepnya, saya langsung bingung,
di resep tertulis obat Ondansetron suntik, obat mual/muntah untuk orang yang
sakit kanker & menjalani kemoterapi. Padahal Abang nggak mual apalagi muntah
sama sekali. Tertulis juga Ranitidin suntik, yang nggak perlu karena Abang
nggak sakit lambung. Bahkan parasetamol bermerek pun diresepkan lagi padahal
Abang sudah ngomong kalau dia sudah punya banyak. Saya sampai cek di
internet apa ada protokol baru penanganan DBD yang saya lewatkan atau
kegunaan baru dari Ondansetron, ternyata nggak. Akhirnya saya hanya beli
suplemen vitamin aja dari resep.
Pas saya serahkan obatnya ke perawat, dia tanya ‘obat suntiknya mana?’, saya
jawab bahwa pasien nggak setuju diberi obat-obat itu. Perawatnya malah
seperti menantang, akhirnya dengan terpaksa saya beritau bahwa saya dokter &
saya yang merujuk pasien ke RS, Abang menolak obat-obat itu setelah tanya
pada saya. Malah saya dipanggil ke nurse station & diminta tandatangani
surat refusal consent (penolakan pengobatan) oleh kepala perawat. Saya
beritau saja bahwa pasien 100% sadar, jadi harus pasien yang tandatangani,
itu pun setelah dijelaskan oleh dokternya langsung. Sementara dokter saat
visite nggak jelaskan apapun mengenai obat-obat yang dia berikan. Saya
tinggalkan kepala perawat tersebut yang ‘bengong’.
Saat saya tunggu Abang, pasien di sebelah ranjangnya ternyata sakit DBD
juga. Ternyata dia sudah diresepkan 5 botol antibiotik infus yang mahal &
sudah 2 dipakai, padahal kondisi fisik & hasil lab nggak mendukung dia ada
infeksi bakteri. Pasien tersebut ditangani oleh dokter penyakit dalam yang
lain. Saat dokter penyakit dalam pasien tersebut visite, dia hanya ngomong
’sakit ya?’, ‘masih panas?’, ‘ya sudah lanjutkan saja dulu terapinya’,
visite nggak sampai 3 menit saya hitung.
Besoknya dokter penyakit dalam yang tangani Abang visite kembali & nggak
komentar apapun soal penolakan membeli obat yang dia resepkan. Dia hanya
ngomong bahwa kalau trombositnya sudah naik maka boleh pulang.
Saya jadi membayangkan nggak heran Ponari dkk laris, karena dokter pun
ternyata pengobatannya nggak rasional. Kasihan banyak pasien yang terpaksa
diracun oleh obat-obat yang nggak diperlukan & dibuat ‘miskin’ untuk membeli
obat-obat yang mahal tersebut. Ini belum termasuk dokter ahli yang sudah
‘dibayar’ cukup mahal ternyata nggak banyak menjelaskan pada pasien
sementara kadang kala keluarga sengaja berkumpul & menunggu berjam-jam hanya
untuk menunggu dokter visite.
Abang sampai ngomong bahwa apa semua pasien harus ditunggui oleh saudaranya
yang dokter supaya nggak dapat pengobatan sembarangan? Abang juga merasa
bersyukur nggak jadi diberi berbagai macam obat yang nggak dia perlukan &
jadi racun di tubuhnya.
Sebulan lalu pun saya pernah menunggui saudara saya yang lain yang dirawat
inap di salah satu RS swasta yang katanya terbaik di salah satu kota kecil
Jateng akibat sakit tifoid. Kejadian serupa terjadi pula, sangat banyak obat
yang nggak rasional diresepkan oleh dokter penyakit dalamnya.
Kalau ini nggak segera dibereskan, saya nggak bisa menyalahkan masyarakat
kalau mereka lebih memilih pengobatan alternatif atau berobat ke LN. Semoga
bisa berguna sebagai pelajaran berharga untuk rekan-rekan semua agar
berhati-hati & kritis pada pengobatan dokter.
rgds
informasi jika ada yang jantungan…. May 19, 2009
Posted by Handywan in Information.1 comment so far
Kisah Seorang Istri Yang Suaminya Terkena Serangan Jantung…
ini ada cerita/kisah nyata (PENGALAMAN PRIBADI) yang mungkin akan
menjadi hikmah dan pelajaran bagi kita semua. ?
tanggal29 april 2006 : malam kira jam 21.00 setelah makan malam..
suamiku merasa tidak enak badan.. masuk angin di sekitar perut dan
punggung.. seperti terasa ditusuk2.. rahang terasa agak kaku, mulut
agak asam .. minta dibikinkan air jahe hangat.. minum lalu tidur.
tanggal 30 april:
bangun tidur… pagi sholat subuh dan bilang badannya udah enakan mau
ke kantor,,,
malam hari di jam yang sama seperti sebelumnya merasakan hal yang
sama kembali seperti malam sebelumnya,, dibikinkan jahe hangat
kembali dan dipaksa tidur.. tengah malam sekitar pukul 01…00 dinihari
keluar keringat banyak dibadan yang ada dibenak saya dan suami
mungkin angin sudah keluar,, makanya badan enakan.
Tanggal 1 Mei 2006
(PERISTIWA PENTING DALAM KEHIDUPAN KELUARGA KAMI)
Pagi. rutinitas seperti biasa, ke kantor masih telp siang hari..
seperti biasa Karena tidak mendapat parkir di BEJ maka mobil di
parkir di CAFE BENGKEL.. SEMANGGI dngan Jarak 1 km dari BEJ.
sore jam 16.30 pulang kantor jalan kaki menuju parkir,,, sepanjang
jalan suamiku merasa kaki tak dapat dilangkahkan. .. … . leher terasa
semakin kaku… keringat dingin bercucuran.. dingin dan lemas sekali
seperti tak bisa bernafas… beliau berusaha mencapai tempat
parkir dn berhasil masuk kedalam mobil.. (tidak sempat menghidupkan
mobil… kaca
tertutup semua.. lampu hijet dinyalakan.. pintu tidak dirapatkan) dan
sempat
menghubungi saya untuk mengatakan “bunda, cepat kemari.. ayah tidak
kuat lagi”!
(Suami ku tipe orang yg tidak pernah mengeluh,, tidak ingin
merepotkan orang,sangat mandiri..karena perantau dan biasa hidup susah)
Saya merasa pasti sesuatu terjadi….. .. karena kenal betul kenal sifat
beliau. saya membutuhkan waktu kira2 setengah jam sampai di tempat
kejadian.. yang saya temukan
beliau sudah hampir hilang kesadaran.. baju basah kuyup seperti
berendam dikolam air,, muka pucat bagai mayat.. saya berteriak2 minta
pertolongan. .yang kebetulan saat itu banyak2 supir2 sedang bersiap
jemput majikannya. orang2 berlari memberikan bantuan..
baju kering.. aqua.. bahkan security membuatkan teh panas manis.. dan
memaksa
suami saya untuk minum… Pikiran saya bekerja.. saya butuh
pertolongan orang yg
ahli.. saya telp sabahat kami seorang dokter di JBE.. saya ceritakan
kronologis
kejadian.. beliau memandu saya untuk menusuk ujung jari suami dengan
benda tajam..
apapun ( waktu itu kuku jari tangan saya) supaya suami saya terkejut
dan membuat
kesadaran tidak betul2 hilang2.. ajak bicara terus.. dan segera bawa
ke rumah sakit terdekat.. pilihan cuma ada dua Rumah Sakit Pusat
Pertamina (RSPP) atau Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (RSJHK). minta
lakukan EKG..tensi darah.. itu yang harus saya
lakukan segera. pilihan saya ke RSJHK karena arah ke Selatan macet.
Sepanjang perjalanan.. saya mengajak bicara terus.. mengendorkan ikat
pinggang.. kami
sampai di rumah sakit.. kebetulan brankar sedang kosong , jadi saya
dibantu securiti rumah sakit tersebut mendorong ke UGD dengan kursi
roda.sampai di UGD suasana hiruk pikuk dan kebetulan hari itu UGD
sangat penuh.. suami saya ditolak.. karena dilihat
masih dapat duduk di kursi roda..dianjurkan untuk ke poli umum saja.
Saya mengikuti saran ahli medis.. saya antar suami ke poli umumnya
dan sudah tutup,rasanya. . sakit seperti tidak diperdulikan.
Tapi..
Allah itu maha penyayang,, CAMPUR TANGAN ALLAH mulai tampak nyata di
hadapan saya.. Seorang dokter sudah Senior tiba2 ada di hadapan saya
( sepertinya selesai praktek) beliau tanya ada apa ? saya ceritakan
apa yang terjadi.. beliau mengajak saya kesebuah ruangan praktek dan
mulai melakukan pemeriksaan lengkap.. Muka beliau sangat terkejut
begitu membaca hasil EKG. dunia bagai kiamat waktu beliau
mengatakan “Suami Ibu terkena Serangan Jantung Koroner”! harus segera
penanganan intensif.. Saya mengatakan UGD penuh. beliau katakan
TIDAK ADA PILIHAN LAIN HARUS KE UGD SEKARANG JUGA..beliau membuat
REKOMENDASI URGENT.. katakan saja dari DR.AULIA
SANI ( ternyata beliau mantan
direktur RSJHK).Yang tadinya kami ditolak.. kemudian diterima
di UGD walau harus dirawat di kamar yang betul2 penuh hari itu.di
situ melihat orang datang dengan keadaan sudah meninggal karena
terlambat sampai di RS, Saat di UGD tidak pernah satu tenaga medis
yg menanyakan jaminan apapun kepada saya
( Ternyata ITULAH MOTO RS tersebut, Tindakan Dahulu…… . Uang baru Nomor
berikutnya)
Dokter Aulia turun tangan langsung,didampingi dokter Robert dokter
jaga UGD saat itu… suamiku di tangani seksama.. 1 jam berkutnya aku
dipanggil keruangan dokter2.. disana sudah ada dokter Aulia & Robert..
beliau menjelaskan kondisi suamiku yang sebenarnya.. . dan mereka
bertanya apa yang terjadi 1 minggu kebelakang sebelum suamiku kena
serangan jantung hari ini.aku cerita rangkaian kejadian.. beberapa
malam yang kami kira masuk angin… beliau katakan
PADA MALAM2 ITU SEBENARNYA JANTUNG SUDAH TERKENA
SERANGAN WALAUPUN RITME KECIL.. TAPI SUDAH ADA BEBERAPA KOMPONEN
JANTUNG YANG MELEMAH…hingga saat serangan dahsyat datang..
langsung menganggu dan RUSAK..
Rupanya itu belum selesai.. Dokter minta saya berdoa banyak.. 3 jam
berikutnya adalah MASA PENENTUAN… karena akan datang serangan KEDUA
yang maha DAHSYAT sementara akibat dari serangan pertama.. ada
pembuluh yang rusak..biasanya orang jarang selamat.. karena faktor
TIDAK MENGERTI.. DAN TIDAK DITANGANI
DENGAN TEPAT.
Mereka mengatakan
FUNGSI JANTUNG suamiku untuk sementara diganti dengan MESIN PACU
JANTUNG. Mudahan2 ini dapat membantu bertahan. ( waktu serangan
pertama, dada belum terasa sakit). kira2 jam 21..00 suamiku mengalami
Serangan Jantung Kedua yang membuat denyut jantung berkisar 40.. (
padahal normal 70 ) jam 11.00 suamiku langsung di masukan ke ICU
karena kondisi kritis.. dada sakit hebat… sesak tidak dapat
bernafas..( pada saat itu aku hanya bisa menangis.. bingung.. sendiri)
Allah banyak membantu kami .. aku banyak bertemu orang yang senasib
sepertiku..
yang mereka sudah ada di RS tersebut berbulan2 lamanya.Aku bertemu
dokter2 hebat yang baik hati dan banyak memberi pertolongan
penjelasan yang mudah aku mengerti…dorongan dan suport dari semua
teman keluarga dan sahabat dari luar daerah dan luar negeri yang
membuat aku berkata “AKU HARUS
KUAT..SUAMI MEMBUTUHKAN AKU & ANAK2 BUTUH AKU “)
Pasangan hidupku terbaring lam 20 hari di ICU dengan keadaan semakin
drop,,, sementara dokter2 benar-benar mempersiapkan tindakan yg
paling tepat . hari ke 20 dipersiapkan Katerisasi dipimpin Dr.
Kaligis ( tindakan medis mengalirkan cairan putih (kontras) ke dalam
semua pembuluh jantung untuk mencari dimanakah sumber penyumbatan
akibat KOLESTEROL dan pembalonan di lokasi penyumbatan diiringi
pemasangan STAND / RING sesuai panjang sumbatan.(Tindakan seperti ini
sangat MAHAL) hingga bila terjadi penyumbatan lebih dari tiga buah
dokter2 menganjurkan untuk BY PAS yg kesempatannya fivety-fivety. .
(harga RECOVERY sebuah
jantung sakit itu sama dengan harga sebuah rumah atau mobil mewah)
SAYANGILAH JANTUNG ANDA…
Tapi itu belum seberapa… Pasangan hidup kita… akan memulai masa
penyembuhan. ., dengan banyak memerlukan perhatian makanan,kasih
sayang yang lebih banyak dari
semula..kesabaran yang tak TERHINGGA.. karena mereka mulai sehat
dengan proses kepercayaan diri yang hilang,,, dan sifat yang berubah
180 derajat, sangat sesintif dan mudah tersinggung. itu semua
PROSES.. yang kita sebagai pasangan hidup tidak pernah tau kapan
berakhirnya. …anggap itu semua IBADAH
SARANKU..
HINDARI MAKANAN PADANG .. 75% pasien jantung penyuka Masakan Padang
Sekali2 cobalah datang ke RSJHK.. disana terlihat pasien jantung
koroner mulai di usia diatas 25 thn..
Diatas umur 30 kita sudah terkena resiko pengentalan darah. Perempuan
jika masih haid terlindungi dari penyakit jantung karena memiliki
HORMON .
Jika di masa subur wanita terkena sakit jantung.. itu adalah cacat
bawaan seperti kebocoran KATUP & KLEP.
berolah raga yang ringan saja.. DIANJURKAn berjalan kaki pagi hari Ø
3 km atau berenang. Hindari olahraga yang menguras tenaga jika dari
dulu kita buan
pencinta olah raga tersebut. Olah raga yang menguras tenaga memacu
ADRENALIN,
Makan banyak SAYUR dan BUAH untuk menghancurkan KOLESTEROL jahat di
tubuh kita. Hindari Rokok walaupun Pasif…. Mulailah Hidup Sehat
sebelum terlambat.. karena
keluarga masih membutuhkan kita. Ø Insya’allah berguna dan bermanfaat
Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat…..
Artikel ini berguna untuk semua.
Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi
berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.
Secara logik…., mungkin ada kebenarannya. .. Orang-orang China dan
Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan… dan bukannya air
ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas
/ hangat
sewaktu menikmati hidangan!!!!
Kita tidak akan kehilangan apa-apa… malah akan mendapat faedah dari
kebiasaan ini.
Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda
Baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan
berakibat fatal !!
Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak
yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan
banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul
dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.
Jalan terbaik…adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat
selepas makan.
:Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!
Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa
pada tangan sebelah kiri.
Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian
atas dada anda. Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada
serangan pertama serangan jantung.
Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Malah 60%
pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.
Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.
Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup…
PAKAR SAKIT JANTUNG berkata, jika semua orang yang mendapat e-mail
ini menghantar kepada 10 orang yang lain, beliau yakin akan dapat
menyelamatkan satu nyawa.
Baca ini….. ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda!!!!.
**Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada
teman-teman yang anda sayangi….. . !!!!
Obat DBD paling ampuh! May 19, 2009
Posted by Handywan in Article.1 comment so far
DAUN ULAR…… obat DBD paling ampuh.
Oleh omri – 26 Februari 2009 – Dibaca 131 Kali -
Ini jelas iklan.. dan kalau sampai masuk ke blog ini, berarti sang redaktur mengizinkan. Masalahnya yang satu ini ndak ada dijual, tapi cukup gampang didapat, nyari sendiri dan murah. Jadi iklannya ndak mempromosikan produk obat dan ndak butuh POM untuk melegalisir.
Obat DBD, demam berdarah dengue yang paling top dan ampuh saat ini, dan perlu dimasyarakatkan adalah Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR. Ambil pucuk daun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter air selama lebih dari 5 menit [godok 1 jam juga bisa]. Minum sebagai pengganti air minum, berarti sekitar seliter sehari. Ubi jalar ya Bung, bukan daun singkong. Ubi Jalar. Makanya saya pendekin jadi DAUN ULAR, biar pade inget, karena sudah beberapa teman jadi kekenyangan makan daun singkong.
Resep ini sudah saya coba beberapa kali. Ponakan kena DBD, trombosit turun ke 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu. Rumah sakit pada marah, kehilangan pasien. hehehe..
Beberapa teman juga saya sudah suruh coba, ampuh Boss. Isteri saya 3 minggu lewat di “vonis” DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung saya kasih daun ular kita, besoknya test lagi Trombositnya jadi 396. Gila, maximumnya biasanya 400 ribu. Ternyata waktu dibilang DBD, trombosit istri saya masih 150 ribu. Hebat tenan.
Resep ini dari mana? Dari teman di Philippine, dan sedang populer sekali disana dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan disana. Untuk lebih afdolnya anda googling saja ” comote” atau “kamote”, begitu bahasa sononya, supaya ndak merasa dikadali… Jangan googling nya “daun ular”, yang keluar nanti gambar kobra ngantuk.. hehehe.
Selamat mencoba dan tolong diterusin ke tetangga dong. Ini murah meriah dan HEBAT. Effek sampingan mestinya nggak ada, karena daun ini biasa juga dibikin jadi sayur dikampung atau paling nggak dibikin menjadi makanan ternak..
http://public. kompasiana. com/2009/ 02/26/daun- ular-obat- dbd-paling- ampuh/